Jumat, 29 Juni 2012

Beberapa penyakit aneh

SLEEPING SICKNESS / PENYAKIT TIDUR
Penyakit ini ditularkan kepada manusia oleh lalat tsetse kecil. Sebenarnya penyakit ini pernah punah pada era 1960-an. namun karena perang yang terjadi mengakibatkan kurangnya perhatian pada sistem kesehatan serta bergesernya populasi oleh tentara yang terlibat dalam perang membuat penyakit ini kembali muncul di Afrika lagi dalam bentuk epidemi. Gejala awal dari penyakit ini adalah terjadi demam serta penderita merasakna lemas yang luar biasa. Jika diobati dan ditangani dengan tepat, penderita penyakit tidur ini bisa bertahan hidup. Namun tanpa penanganan yang tepat, parasit penyakit bisa menyerang sistem saraf pusat. Apabila ini sampai terjadi, penderita akan mengalami kebingungan, kejang, serta tanpa sadar bisa melakukan kekerasan. Pada tahap ini pula, penderita akan mengalami masa tidur yang berlebihan yang akan diikuti oleh keadaan koma sampai pada tahap paling fatal, yaitu kematian. 
 
MONKEYPOX
Penyakit monkeypox ini pertama kali ditemukan pada monyet laboratorium pada tahun 1958. Pada saat itu, penyakit ini tidak bisa mempengaruhi manusia. Bentuk penyakit monkeypox ini mirip sekali dengan cacar air. Namun pada tahun 2003, beberapa warga negara Amerika jatuh sakit dengan mengalami gejala yang sangat mirip dengan penyakit monkeypox setelah mereka mempunyai kontak dengan anjing peliharaan mereka. Penyakit ini menyebar melalui gigitan binatang. Virus penyakit monkeypox muncul pada tikus dan tupai. SElain itu, pertukaran cairann pada manusia juga bisa menyebabkan penularan penyakit ini. Gejala dari penyakit monkeypox ini adalah diawali dengan rasa demam serta nyeri tubuh, badan terasa sangat lemas dan lelah, serta pada akhirnya akan timbul bentulan serta ruam selama 2 - 4 minggu. Kematian sebagai akibat dari monkeypox sangat jarang terjadi. Penyakit ini bisa diobati dan dicegah dengan pemberian vaksin cacar.
 
GUINEA WORM DISEASE
Penyakit ini disebabkan oleg infeksi cacing parasit yang ditemukan di Afrika. Penyakit ini menyerang manusia sebagai akibat dari meminum air yang mengandung kutu kecil yang telah terinfeksi oleh larva cacing kecil dari Guinea. Setelah masuk ke dalam tubuh manusia, ukuran cacing bisa berkembang menjadi seukuran 15cm hingga akhirnya bisa berkembang dan beranak pinak di dalam tubuh manusia. Cacing yang telah dewasa bisa menyebabkan kulit menjadi melepuh dan bengkak. Sayangnya, banyak orang yang terserang penyakit ini tidak mengetahui cara mengobati penyakit ini dengan benar. Mereka lebih memilih untuk merendam luka melepuh dan bengkak yang diakibatkan oleh cacing dewasa untuk meredakan rasa sakit. Hal ini malah mengakibatkan lepasnya jutaan larva baru ke dalam air dan menyebabkan siklus penyakit menjadi berulang seperti dari awal lagi. Sampai saat ini belum ada obat yang tepat untuk mengobati penyakit ini.

0 komentar:

Posting Komentar